π Sebuah Trafo Mempunyai Efisiensi 80
Ip x Vp. x 100 %. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal trafo dan pembahasannya dibawah ini. Contoh soal 1. Diketahui sebuah trafo dengan 1000 lilitan primer dan 200 lilitan sekunder. Jika lilitan primer dihubungkan dengan tegangan 600 Volt maka besar tegangan lilitan sekunder adalahβ¦. A. 150 V. B. 135 V. C. 125 V.
Ip = 6 A. Vp/Vs = Np/Ns. Ns = (Vs/Vp) x Ns. Ns = (120 V/12 V) x 300. Ns = 3000. Jadi, kuat arus primernya 0,6 A dan kumparan sekunder terdiri atas 3.000 lilitan. 3. Sebuah transformator dihubungkan dengan PLN pada tegangan 100 V menyebabkan kuat arus pada kumparan primer 10 A. Jika perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 1 : 25
Top 1: daya primer sebuah trafo yang memiliki efisiensi 80% adalah 200 Top 2: sebuah transformator mempunyai efisiensi 80% jika daya primernya Top 3: Trafo mempunyai efisiensi 80 %. jika daya primer 200 watt maka Top 4: Efisiensi sebuah trafo adalah 80%. Jika daya prime - Roboguru; Top 5: Sebuah transformator daya primernya 200
Hallo Jona A, kakak bantu jawab ya. Jawaban untuk soal tersebut adalah A. 80 % Diketahui : Vp : Vs = 5 : 7 Ip : Is = 7 : 4 Ditanya: Efisiensi Jawab : Transformator atau trafo adalah peralatan listrik yang mengubah bentuk energi listrik menjadi suatu bentuk energi listrik yang lainnya.
Penyelesaian: Efisiensi dari sebuah transformator dihitung dari persamaan yang melibatkan Is didalamnya sehingga kita dapat menggunakan persamaan tersebut untuk menhitung Is nya. Ξ· 75% I s I s = = = = V pβ
I pV sβ
I sβ
100% 220β
2110β
I sβ
100% 110β
10075β
220β
2 3 A. Dengan demikian, arus yang mengalis pada kumparan sekunder adalah 3 A.
Contoh Soal Efisiensi Trafo. 1. Sebuah transformator dengan lilitan kumparan primernya 2000 dan lilitan kumparan sekundernya 1000 mempunyai efisiensi 80%. Daya yang dipasang pada kumparan primer 3000 Watt. Hitunglah daya pada kumparan sekundernya! Penyelesaian. Diketahui : np = 2000. Ns = 1000.
Penjelasan rumus menghitung lilitan trafo. Perbandingan jumlah lilitan dan tegangan antara kumparan primer dan kumparan sekunder pada trafo dinyatakan dalam rumus berikut ini : \frac {N_p} {N_s} = \frac {V_p} {V_s} N sN p = V sV p. Dimana N adalah jumlah lilitan dan V adalah tegangan listrik. Dari rumus diatas kita bisa menghasilkan variasi
(UMPTN 90) A. 900 K B. 960 K C. 1000 K D. 1180 K E. 1600 K Pembahasan Rumus efisiensi (tanpa %) Data dari Efisiensi pertama, Tt = 800 K Ξ· = 40% = 0,4 β (1 β Ξ·) = 0,6 Dari sini diperoleh suhu rendah Tr Dari data efisiensi kedua, Ξ· = 50% = 0,5 β (1 β Ξ·) = 0,5 Tr = 480 K Suhu tingginya: Soal No. 8 Sebuah mesin Carnot bekerja pada pada
Pengertian Transformator Step Up. Pengertian transformator step up adalah trafo yang berfungsi untuk menaikkan tegangan dari tegangan primer ke sekunder nya, walaupun tegangannya dinaikkan tetapi daya listrik dan frekuensinya tetap sama. Trafo step up adalah salah satu jenis dari trafo yang paling banyak digunakan selain tentunya trafo step
.
sebuah trafo mempunyai efisiensi 80