🦧 Renungan Kisah Para Rasul 23
Ayat SH: Kisah Para Rasul 4:32-37 Judul: Menyatu dalam Kebersamaan Pesan terakhir sebelum Yesus naik ke surga adalah larangan bagi para murid untuk meninggalkan Yerusalem dan menantikan janji pencurahan Roh Kudus. Kebersamaan mereka tidak berhenti pada saat peristiwa Pentakosta, tetapi masih terus berlanjut.
Teks -- Kisah Para Rasul 7:51 (TB) Tampilkan Strong. Konteks. 7:51 Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu . Paralel Ref. Silang (TSK) Ref. Silang (FULL) ITL.
1) Mereka (Petrus dan Yohanes) didatangi oleh para tokoh agama Yahudi (ay 1-2). Kisah Para Rasul 4: 1-2: “ (1) Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki. (2) Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan
Ayat SH: Kisah Para Rasul 21:15-26 Judul: Belajar peduli dan menaruh hormat Dalam zaman yang semakin individualis ini, manusia semakin sulit untuk peduli terhadap orang lain, apalagi untuk menaruh hormat. Masing-masing lebih suka mementingkan diri dan mencari kehormatan sendiri. Nas hari ini menunjukkan bagaimana rasul Tuhan dan umat Kristen saling
Kisah Para Rasul 1:18-20. (18) –Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar. (19) Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri “Hakal-Dama”, artinya Tanah
Nas : Kis 25:8. Setahu Paulus ia tidak melakukan kesalahan apa pun terhadap orang Yahudi atau hukum mereka. Paulus sesungguhnya memelihara hukum moral PL (bd. Kis 21:24 ). Dia mengetahui bahwa patokan-patokan hukum Taurat tidak pernah berubah, sebagaimana halnya Allah tidak pernah berubah. Baginya, hukum Taurat itu kudus, baik dan rohani ( Rom
Pendahuluan. Kesetiaan adalah karakter Allah yang berlimpah-limpah kasih dan setiaNya.Allah adalah setia dan memegang perjanjianNya.Dia adalah Allah yang setia dan tidak ada kecurangan. Kesetiaan akan nampak dengan nyata pada waktu menghadapi ujian, sebab tendesi manusia adalah setia jika keadaan baik dan enak serta menyenangkan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Kesombongan Itu Menghancurkan Kehidupan. Pemahaman tersebut akan menuntun seseorang untuk melakukan pertobatan secara utuh dan tidak setengah-setengah. Pertobatan terkait erat dengan kesadaran akan adanya dosa. Dosa dipahami sebagai pemberontakan manusia kepada Allah atau ketidaktaatan manusia kepada Allah.
Judul Renungan; Kesepian dan Kekosongan Penyebabnya. Kisah Para Rasul 1:15-20 (TB) 15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata: 16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan
.
renungan kisah para rasul 23